MENANTI UJIAN NASIONAL, KELULUSAN DAN KIAT MEMILIH SEKOLAH
LANJUTAN
Ketika ujian nasional
berlangsung sebagian besar orang tua siswa, demikian juga siswa yang
bersangkutan, merasa cemas dan bingung serta berharap akan kemampuannya untuk
dapat mengerjakan soal-soal ujian dengan baik, sehingga mempunyai harapan dan optimisme
dalam meraih kelulusan dengan hasil yang
membanggakan. Jutaan siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se Indonesia sedang
menanti pelaksanaan Ujian Nasional. Pada saatnya nanti kelulusan diumumkan oleh
masing-masing sekolah dengan berbagai model dan pola pengumuman, ada yang
mengumkan secara langsung dan terbuka dihadapan para siswa, ada yang mengumkan
melalui internet, dan ada sekolah yang meminta para siswa untuk menunggu di rumah
sampai pukul 21.00 wib. – jika sampai jam malam itu tidak ada pihak sekolah yang datang, berbarti siswa
tersebut dipastikan lulus ujian. Berbagai ekspresi ditunjukkan oleh para siswa,
wajah gembira dan berseri-seri akan muncul dari para siswa yang lulus, tetapi
juga ada siswa yang berwajah sedih dan murung sebagai tanda
ketidakberhasilannya dalam ujian.
Ekspresi yang muncul dari
para siswa yang lulus ini ada yang positif konstruktif dan juga ada yang negatif distruktif. Berbagai ekspresi
yang positif konstruktif ini antara lain mereka melakukan sujud syukur
kepada Allah, memberikan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, tasyakuran bersama teman-teman dan
gurunya, memberikan sumbangan buku untuk perpustakaan sekolah, dan lain-lain.
Sementara ekspresi yang negatif distruktif antara lain ditunjukkan oleh sikap
dan perilaku siswa yang kadang kelewat batas – ada yang mencorat-coret bahkan
menyobek baju seragamnya, mengecat rambutnya, berkonvoi di jalan raya tanpa
helm dan memadati ruas jalan, dan bahkan ada yang merayakan kelulusannya itu dengan
miras dan narkoba.
Adalah menjadi tanggungjawab
sekolah dan orang tua untuk tetap bisa mengarahkan dan mengendalikan putra-putrinya yang akan
merayakan kelulusannya. Sekolah perlu mengantisipasi model dan pola pengumuman
kelulusan yang akan dilakukan sehingga mampu memperkecil dan mencegah munculnya
ekspresi yang negatif distruktif itu, misalnya mengumumkan melalui internet
atau dilakukan di sekolah dengan berbagai upaya prefentif, misalnya para siswa
diharuskan memakai pakaian batik, tidak diperkenankan membawa pilox atau yang
sejenisnya, dikumpulkan di kelas, di aula atau di masjid untuk diberi
pengarahan bagaimana kita mensikapi kelulusan dan ketidaklulusan secara positf
konstruktif. Lebih dari itu sekolah juga bisa memberikan penjelasan tentang
rencana studi lanjut setelah lulus dan
memilih sekolah.
MEMILIH
SEKOLAH LANJUTAN
Setelah lulus ujian, orang
tua dan siswa dihadapkan pada persoalan baru yaitu mencari dan memilih sekolah lanjutan yang akan dimasukinya.
Banyak orang tua yang bingung ketika
hendak menentukan sekolah terbaik yang tepat untuk anaknya. Memilih sekolah
yang tepat adalah langkah terbaik untuk memberikan fasilitas pendidikan bagi
anak. Kebutuhan dan kemampuan anak dan orang tua sangat bervariasi sehingga
berpengaruh terhadap penetapan sekolah
yang dipilih. Dalam memilih sekolah orang tua dituntut bijaksana, bisa
menyeimbangkan antara keinginan dan kemampuan anak serta orang tua.
Saat ini banyak sekolah yang
berlomba-lomba menawarkan kelebihan yang dimilikinya, mulai dari kurikulum, fasilitas pendidikan, sampai
dengan sumber daya pelaksananya. Untuk itu kita
harus selektif dalam memilih sekolah, orang tua sebaiknya selalu
berusaha memilihkan sekolah yang terbaik
dan sesuai dengan kebutuhan anak dan dirinya. Sebab, ini akan menentukan tidak
hanya bagi anak tetapi juga orang tua. Bagi anak, pergi ke sekolah berarti
merasakan kemandirian yang sesungguhnya serta menumbuh-kembangkan bakat, minat,
dan kemampuan siswa. Sebagai orang tua, tentu ingin memberikan pendidikan yang
terbaik dengan menempatkannya di sekolah yang terbaik pula.
Bagaimana memilih sekolah
terbaik? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai bahan pertimbangan
sebelum kita menetapkan sekolah yang dipilih, antara lain : (1) Buatlah daftar
nama sekolah dan lakukan observasi terhadapnya, perhatikan visi, misi, tujuan dan
program serta implementasinya di sekolah tersebut; (2) Pastikan di sekolah itu
terlihat dan terasa adanya tradisi akademik dan spiritualitas keislaman,
pilihlah sekolah yang di dalamnya menggambarkan organisasi pembelajar – kepala
sekolahnya selalu belajar, gurunya selalu belajar, karyawannya juga selalu
belajar, sehingga siswa bisa belajar secara maksimal, baik yang berkaitan
dengan akademik maupun penguatan mental spiritual; (3) Gurunya adalah pendidik
bukan sekedar pengajar, guru di sekolah
itu senantiasa memberikan keteladanan,
membimbing, mengarahkan, dan menemani siswa di dalam proses pendidikan dan
pembelajaran, sehingga siswa merasakan terjadinya tiga trasfer sekaligus, yaitu
transfer of knowledge, transfer of values, dan transfer of competence;
(4) Lingkungan sekolah yang sehat dan kondusif - terlihat penegakan
kedisiplinan, kepercayaan, keterbukaan,
ketertiban, kebersihan, dan tanggungjawab; (5) Fasilitas pendidikan dan
pembelajaran, sekolah memiliki kelengkapan fasilitas yang mendukung jalannya
pendidikan dan pembelajaran secara efektif; (6) Biaya pendidikan, sesuaikan
dengan kemampuan keuangan anda serta tanyakan ada tidaknya beasiswa yang
diberikan kepada siswa berprestasi dan siswa tidak mampu di sekolah itu; (7)
Cari referensi, jangan ragu dan malu untuk bertanya kepada orang lain tentang situasi dan kondisi
sekolah dimana anak anda akan dimasukkan; dan (8) Bicarakan dengan anak, hal
ini kadang dilupakan orang tua, perhatikan reaksi anak ketika anda berbicara
dengan anda tentang sekolah yang anda tawarkan; (9) Jaminan sekolah, tanyakan apa
jaminan yang bisa diberikan oleh sekolah selama proses sekolah dan lulusannya;
dan (10) Jangan lupa memohon petunjuk dari Allah SWT untuk menentukan pilihan
sekolah.
Tempat dan suasana sekolah
yang tepat akan memberikan stimulan positif bagi anak untuk belajar secara
optimal. Selamat mencoba semoga menemukan sekolah terbaik untuk putra – putri anda,
amin...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar demi kebaikan dan kemajuan bersama.